January 12, 2018

Makan kekenyangan bukan hanya buruk bagi timbangan berat badan Anda, namun juga kesehatan tubuh Anda secara umum. Setiap makanan yang Anda makan akan di ubah oleh tubuh menjadi energi agar Anda bisa terus beraktivitas. Akan tetapi, banyak orang yang justru merasa ngantuk setelah makan kekenyangan. Kenapa bisa begitu, ya? Yuk mari kita simak ulasan berikut ini.

Kenapa Cepat Ngantuk Setelah Makan?

Pada umumnya begitu makanan sampai ke lambung, sistem pencernaan Anda akan menyerap zat gizinya untuk kemudian di bagi-bagikan ke bagian tubuh yang membutuhkan. Sebagian besar zat ini akan di ubah menjadi energi yang di pakai oleh otot sekujur tubuh untuk terus bergerak.

Sementara sisanya akan membantu tubuh memproduksi dan mengatur berbagai hormon, seperti kolesistokinin dan glukagon yang memicu rasa kenyang sekaligus menaikkan gula darah, serta serotonin dan melatonin yang merangsang rasa kantuk. Kombinasi dari berbagai hormon ini tak hanya Anda merasa ngantuk setelah makan, namun juga membuat tubuh lemas dan capek. Biasanya, rasa kantuk akan menghampiri setelah Anda makan makanan yang tinggi karbohidrat dan triptofan. Contohnya nasi, kentang, pasta, roti-rotian, susu, dan pisang.

Dalam kamus populer, sensasi ngantuk setelah makan disebut dengan istilah food coma. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut postprandial somnolen. Respon tubuh ini sangat wajar dan terjadi pada hampir setiap manusia. Apalagi jika Anda baru saja makan kekenyangan. Meski demikian, rasa ngantuk dan kecapekan setelah makan juga bisa diakibatkan oleh masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes dan penyakit celiac.

Apa Saja Gejalanya?

Selain lesu, ada beberapa gejala lain yang bisa terjadi, seperti:

  1. Malas
  2. Perut terasa kembung
  3. Perut begah
  4. Perut bergas
  5. Rasa ngantuk, cepat marah, dan mudah tersinggung “Lemot“, alias sulit berkonsentrasi

Bagaimana Cara Untuk Mengatasinya?

Bila Anda mulai merasa rasa ngantuk setelah makan, segeralah bangkit untuk lakukan peregangan atau berjalan kaki sebentar, 15 menit saja cukup. Ini bertujuan untuk menurunkan gula darah dan hormon-hormon pemicu ngantuk. Jika perut bermasalah, Anda bisa minum teh jahe atau teh peppermint hangat untuk meredakan gejalanya.

Bagaimana Menghindari Rasa Ngantuk Setelah Makan?

Jika tidak ingin mengantuk dan kecapekan setelah makan, hindari terlalu banyak makan. Tips berikut juga bisa Anda lakukan untuk membuat rasa kantuk batal menghampiri:

  • Mengunyah makanan pelan-pelan untuk membantu proses pencernaan.
  • Jangan melewatkan makan, sehingga membuat nafsu makan selanjutnya menjadi lebih besar. Pastikan jarak waktu makan sekitar 3 sampai 4 jam.
  • Minum air sebelum makan.
  • Pilihan makanan juga perlu di pertimbangkan. Dilansir dari Women’s Health Magazine, makanan yang bisa di konsumsi adalah makanan tinggi protein, rendah karbohidrat, dan rendah lemak.
  • Setelah makan, segeralah bangkit untuk lakukan aktivitas fisik ringan.

Apa Saja Makanan Yang Menyebabkan Ngantuk?

Nasi Putih

Tentu banyak yang sudah pernah secara nyata mengalami yang namanya mengantuk setelah makan nasi putih, apalagi jika makan dengan porsi banyak. Indeks glikemik di dalam nasi putih terbilang tinggi sehingga saat makan terlalu banyak atau terlalu sering akan membuat Anda mengantuk seketika. Jika hendak datang ke sebuah acara penting yang membutuhkan fokus tinggi, sebaiknya tidak makan nasi terlalu banyak.

Namun ketika malam hari, demi membuat diri Anda mengantuk, makan malam dengan nasi serta lauknya tidak boleh terlewat. Saat Anda sudah kenyang dan dalam keadaan senggang tidak melakukan kegiatan apapun, maka Anda akan mengantuk dengan cepat. Hanya saja, tunggu 2 jam sebelum Anda benar-benar boleh berbaring di tempat tidur karena kalau setelah makan langsung tidur, asam lambung akan naik. Sebaiknya memilih buah atau biji-bijian jika ingin mengemil sebelum tidur.

Sereal

Sereal berbeda dari oatmeal, namun akan memberikan efek yang sama besarnya dalam membuat Anda bisa rileks dan akhirnya tidur dengan lebih cepat. Sereal pada umumnya jelas dikonsumsi di pagi hari sebagai menu sarapan, akan tetapi pada kenyataannya sereal mengandung kalsium serta karbohidrat yang keduanya akan sangat mendukung Anda mendapat tidur yang cukup. Yang perlu Anda tahu di sini adalah bahwa semangkuk sereal tidak hanya menjadi menu sarapan di pagi hari, tetapi malam hari pun sebelum tidur Anda boleh menyantapnya sehingga tidur yang lebih baik bisa di dapatkan. Ini adalah cara yang lebih disarankan untuk para penderita insomnia.

Kangkung

Telah di percaya oleh masyarakat, bahwa kangkung adalah jenis sayuran yang mampu membuat pengonsumsinya menjadi cepat mengantuk. Terkenal sebagai makanan penyebab kantuk yang bisa memicu seseorang merasa ingin tidur, sebetulnya belum ada penelitian yang dapat menjelaskan secara pasti tentang kebenaran dari efek kangkung tersebut. Namun, banyak yang menduga bahwa kangkung ini memiliki senyawa kimia sedatif. Banyak yang mencurigai adanya zat di dalam kangkung yang dapat membuat pengonsumsinya menjadi lebih tenang.

Ketika pikiran seseorang sudah rileks dan tenang, akan sangat mudah baginya merasa mengantuk lalu tertidur dengan lelap. Hanya saja, hal ini belum tentu berlaku bagi semua orang sebab untuk dapat mengantuk, kadar senyawa sedatif yang diperlukan tubuh setiap orang tidak sama. Oleh karena itu, sangat mungkin jika seseorang sehabis mengonsumsi kangkung akan tetap kelihatan segar.

Jadi sebaiknya kalau Anda ingin makan, jangan makan sampai kenyang karena itu bisa menyebabkan ngantuk yang cepat..